Analisis Lagu Laskar Pelangi- Nidji

Dilihat dari segi penafsiran semiotik, pembacaan Heuristik lagu ini adalah sebagai berikut.

Mimpi (angan-angan yang dicita-citakan) adalah kunci (alat untuk membuka) untuk (membuka harapan) menaklukan dunia. (demi mencapai mimpi itu) berlarilah (terus) tanpa (menghiraukan rasa) lelah, (dan jangan berhenti) sampai engkau (mampu) meraihnya (mimpi). Laskar (kelompok pejuang) pelangi (yanh kuat) tak kan (pernah) terikat (terkalahkan oleh ) waktu. Bebaskan mimpimu di angkasa (yang luas, maka kau akan dapat) me-warnai bintang di jiwa.

Menarilah dan terus tertawa (agar hidup selalu bahagia) walau (keadaan) dunia (tempat kita menjalani hidup) tak seindah surga. (tapi kita telah diberi kesempatan hidup di dunia ini, maka) bersyukurlah pada (Tuhan Yang Maha) Kuasa (atas kasih saying dan cinta yang diberikan kepada) kita di dunia (hingga) selamanya. Cinta kepada hidup (dan kehidupan), (akan) memberikan senyuman abadi. Walau hidup (yang kita jalani) kadang tak adil. Tapi (perasaan) cinta (dapat) me-lengkapi kita. Jangan (pernah) berhenti mewarnai (membuat) jutaan mimpi di bumi.

Jika teks tersebut dibuat secara wajar dengan dihilangkan tanda kurung nya, maka pembacaan lagu tersebut adalah sebagai berikut :

Mimpi, angan-angan yang dicita-citakan adalah kunci, alat untuk membuka harapan menaklukan dunia. Demi mencapai mimpi itu  berlarilah terus tanpa menghiraukan rasa lelah, dan jangan berhenti sampai engkau mampu meraihnya. Laskar, kelompok pejuang pelangi yang kuat tak kan pernah terikat, terkalahkan oleh waktu. Bebaskan mimpimu di angkasa yang luas, maka kau akan dapat me-warnai bintang di jiwa.

Menarilah dan terus tertawa agar hidup selalu bahagia walau keadaan dunia tempat kita menjalani hidup tak seindah surga. Tapi kita telah diberi kesempatan hidup di dunia ini, maka bersyukurlah pada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kasih sayang dan cinta yang diberikan kepada kita di dunia hingga selamanya. Cinta kepada hidup dan kehidupan, akan memberikan senyuman abadi. Walau hidup yang kita jalani kadang tak adil. Tapi perasaan cinta dapat me-lengkapi kita. Jangan pernah berhenti mewarnai dan membuat jutaan mimpi di bumi.

Sedangkan dari segi penafsiran Hermeneutik dapat diperoleh parafrasa sebagai berikut :

Lagu ini memotivasi dan memberi semangat. Melalui lagu ini pengarang berusaha menginspirasi dan menunjukkan bahwa ”mimpi” bisa menjadi ”kunci” yang bisa digunakan untuk membuka harapan-harapan kita untuk ”menaklukan dunia” yang kemudian menjadi penyemangat untuk meraih cita-cita  yang diinginkan. Maka, di sini pengarang memberi inspirasi agar setiap kita harus punya mimpi. Gantungkan mimpi dan cita-citamu setinggi langit. Mimpi itu dapat memberi semangat dan harapan unttuk dapat hidup lebih baik (bebaskan mimpimu di angkasa, warnai bintang di jiwa). Betapa pun sulitnya hidup yang dijalani, dengan punya mimpi kita akan selalu merasa bahagia dan dengan penuh tawa menikmati hidup ini, walau dunia tak seindah surga. Dengan tidak lupa selalu bersyukur pada Tuhan Yang Maha Kuasa, atas apa yang telah Ia beri. Cintailah hidup walaupun hidup itu tidak sesuai dengan yang diharapkan. Jangan pernah berputus asa untuk meraih mimpi itu.

Dari keseluruhan lagu dapat diambil kata kunci/matriksnya yaitu ”mimpi”. Karena kata ”mimpi” ini berhubungan dengan kata/kalimat-kalimat yang lain dan menjadi pusatnya. Kata ”mimpi” menjadi ”kunci” (alat yang digunakan untuk membuka sesuatu) selanjutnya menjadi patokan untuk kita ”berlari tanpa lelah” serta ”menari dan tertawa.

Rasa ”syukur” terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa atas anugrah, cinta dan kekuatan yang diberikan sehingga ”dunia” yang tak seindah ”surga” ini akan terasa indah dan menyenangkan jika kita punya semangat hidup untuk mengejar mimpi itu. Akhirnya ”mimpi” itu pula yang menjadi ”tujuan utama” karena mimpi memberi kekuatan dan harapan hingga kita kita tidak akan berputus asa untuk mencapai mimpi itu. Di tengah ”hidup” yang kadang ”tak adil” kita harus tetap punya mimpi bahkan ”jutaan mimpi”.

Dilihat dari makna yang terkandung lagu ”laskar pelangi” ini memiliki hubungan intertekstual dengan lagu ”Aku dan Bintang” Peterpan. Berikut lirik lagu tersebut :

Aku dan Bintang

Lihat ke langit luas

Bersama musim terus berganti

Tetap bermain awan merangkai mimpi dengan khayalku

Selalu bermimpi dengan hariku

Pernah kau lihat bintang

Bersinar putih penuh harapan

Tangan halusnya terbuka

Coba temani dekati aku

Selalu terangi gelap malamku

Dan rasakan semua bintang

Memanggil tawamu

Terbang ke atas

Tinggalkan semua hanya aku dan bintang

Yang terindah mesti terlupa

Dan yang selalu terangi dunia

Mereka-reka

Hanya aku dan bintang

By: Peterpan

Makna pada bait pertama lagu ini senada dengan bait pertama lagu laskar pelangi. Dalam laskar pelangi disampaikan bahwa kekuatan mimpi itu dapat menaklukan dunia dan dengan semangat kita harus meraihnya. Sedangkan dalam lagu ini desampaikan bahwa apapu yang terjadi dan bagaimana pun keadaanya kita harus tetap punya mimpi. Keduanya menyatakan pentingnya mempunyai mimpi.

Namun ada sedikit perbedaan, karena dalam lagu ”Aku dan Bintang” peterpan dengan jelas mengungkapkan bahwa mimpi itu memberikan harapan (pernah kau lihat bintang, bersinar putih penuh harapan) dan harapan itu selalu menemani dan menyemangati hidup kita (tangan halusnya terbuka, coba temani dekati aku, selalu terangi gelap malamku) di sini mimpi diibaratkan dengan ”bintang”.

Pada dasarnya makna kedua lagu ini sama. Kalau laskar pelangi temanya lebih menekankan pada perjuangan, kerja keras, dan semangat yang harus ditunjukkan untuk mencapai mimpi. Sedangkan ”Aku dan Bintang” peterpan temanya lebihi pada keharusan seseorang (aku) memiliki mimpi, karena mimpi itu akan memberi harapan dan menerangi dunia kita. Bahkan dengan bermimpi sejenak kita bisa melupakan beban hidup yang berat.

Namun tema keduanya tidak terlepas dari kata ”mimpi” yang dalam lagu peterpan dikiaskan dengan bintang. Kedua lagu tersebut memiliki gagasan yang sama yaitu bahwa mimpi adalah harapan yang membuat hidup kita bersemangat dan tak berputus asa.

***

Lagu Laskar Pelangi  merupakan salah satu original soundtrack film berjudul sama “Laskar Pelangi” yang diangkat dari sebuah novel best seller karya Andrea Hirata. Lagu ini diciptakan oleh Giring Nidji.

Secara struktural pemilihan kata/diksi pada lagu ini cukup tepat dan sesuai. Ditambah dengan penggunaan sarana-sarana kepuitisan seperti citraan dan majas.

Dalam lagu ini pengarang menggunakan citraan gerak ”berlarilah tanpa lelah”, ”menarilah dan terus tertawa” membuat maknanya lebih ekspresif dan melalui citraan tersebut pengarang ingin agar pendengar merasakan semangat/spirit lagu ini. Lalu beberapa majas perbandingan juga digunakan pengarang, seperti: majas metafora dalam kalimat mimpi adalah kunci untuk menaklukan dunia. Kata mimpi disini diibaratkan sebuah benda yang bisa dijadikan kunci untuk membuka sesuatu, dan ”sesuatu” di sini dapat diartikan harapan. Selain itu juga terdapat majas personifikasi dalam kalimat ”laskar pelangi tak kan terikat waktu”, ”warnai bintang di jiwa”. Kemudian majas hiperbola ditunjukkan melalui kata menaklukan dunia (hanya dengan sebuah mimpip), juga dalam frasa bebaskan mimpimu di angkasa. Lalu kalimat walau dunia tak seindah surga merupakan majas perbandingan simile, dimana pengarang membandingkan keadaan dunia dengan keadaan surga yang tidak ada yang pernah mengetahuinya.

Sarana retorika berupa penggunaan rima juga terdapat dalam lagu ini, sehingga memperkuat dan mempertegas kelirisan lagu karena iramanya mengalun oleh pengulangan bunyi yang teratur, rima tersebut terdapat dalam bait:

Menarilah dan terus tertawa

Walau dunia tak seindah surga

Bersyukurlah pada yang Kuasa

Cinta kita di dunia

Selamanya….

Gaya bahasa pengarang lebih bersifat mengajak, menasehati, dan mengintruksi. Misal penggunaan –lah dalam kata ”menarilah” dan ”bersyukurlah” yang jugs berarti mengingatkan kita. Sedangkan bahasa yang digunakan cukup sederhana dengan penggunaan kata-kata konkret yang tidak terlalu sulit dipahami maknanya sehingga cukup memudahkan pendengar menangkap pesan dari lagu ini. Beberapa kata konkret dalam lagu ini anatara lain:

- Kunci            – Engkau          – Waktu           – Bintang         – Bumi

- Dunia            – Pelangi          – Angkasa        – Surga

Dengan demikian dapat diungkapkan tema dari lagu Laskar Pelangi ini adalah perjuangan hidup dan semangat untuk meraih mimpi dan cita-cita. Melalui tema dan lirik yang mudah dimaknai amanat positif pun dapat tersampaikan dan mudah ditangkap pendengar.

Nada lagu/musik yang mudah dihafal dan diikuti tercipta dengan harmonis hingga suasana yang terbangun pun sangat mempengaruhi psikologi pendengar, terutama menimbulkan semangat (seperti yang disampaikan dalam kutipan komentar). Ditambah lagi musiknya dipadukan dengan suara mandolin semakin membuat lagu ini unik.

Keberhasilan lagu tidak terlepas dari penciptanya yang memang telah berpengalaman dan memiiki nama di blantika musik tanah air. Lagu-lagunya yang lain pun berkualitas, membuatnya (Nidji) menjadi band papan atas dan mempunyai banyak penggemar. Selain dari segi tema, isi, dan musik yang berkualitas, popularitas band/penyanyinya juga turut mempengaruhi naiknya lagu ini di pasaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: